Archive for January, 2008

really have to move on…

Thursday, January 31st, 2008

too much mistake….

Wednesday, January 30th, 2008

Entah kenapa,rasanya terlalu banyak yang salah dengan keputusan2 yang gue ambil…keputusan yang diambil dalam keadaan ragu,takut,dan pesimis..

Gue benci sifat gue yang plin-plan, peragu, dan terlalu terpengaruh masa lalu…jadi serba takut buat melangkah….

Sekarang cuma tinggal nyeselnya aja…

past not was for me…why?????

Monday, January 28th, 2008

Adalah sebuah kebiasaan aneh dan buruk dengan terus memelihara masa lalu sedemikian apiknya…gue nggak bisa nyangkal,apa-apa yang terjadi di hidup gue masa lalu pengaruhnya sangat besar…

(Terkadang) Gue adalah orang yang sulit memaafkan,dan sulit melupakan…jadi kemarahan gue di masa lalu bisa jadi dendam yang mengganggu..kesedihan masa lalu juga nggak akan pernah bisa hilang dan ngusik gue sepanjang hidup..

Berlebihan…dan memang sangat sangat tidak nyaman…tapi bagaimanapun gue berusaha ikhlas dan nerima semua itu,rasanya tetep aja gue nggak bisa bebas…

gue geram,gue muak,dan lelah karena nggak pernah bisa memahami diri sendiri…apa yang gue mau dengan kondisi emosi gue nggak pernah sejalan..nggak pernah bisa kompak,malah terus bertolak belakang…

AAAAAARRRRGGGGGGHHHHHH….!!!!!!!

GUE CAPEK…!!!

Forgiven not forgotten….

Past not was…WHYYYYY????

have no things to write down…..

Monday, January 21st, 2008

pengen nulis, tapi nggak tahu mau cerita apa…seminggu ini luar biasa sibuk….setelah beres dengan kesibukan jadi event organizer,tumpukan kerjaan langsung menghadang begitu balik ke kantor, padahal tidur aja masih belum cukup…pagi tadi gue bangun seakan kepala gue diguyur seember lem sampe2 kepala terus nempel di tempat tidur…nggak berdaya ngangkat kepala…

materi dua majalah masih terkulai lesu di salah satu folder komputer..menunggu untuk dituntaskan…belum lagi klien2 yang mesti di follow up…wiii riweuuh..

pfiiiuuuhhhh….cape..rasanya badan rontok…tapi so far, I love my jobs….

move on..atau kesemutan selamanya

Thursday, January 10th, 2008

Bukan dia yang hebat,

tapi kau yang bodoh karena terkunci kaki-kaki…

Stagnan berdiri hingga otot dan urat bersepakat mematikan rasa..

Hahaha Kau memaki kakimu sendiri…

Kesemutan, Sebuah derita yang menggelikan…

Stagnan bertahan hingga hati dan essensi berkoalisi memonopoli oksigen yang kau hisap…

Hahaha Kau memaki hidungmu sendiri

Hidung mampat,

sebuah penghalangan akses kesempatan menghirup hidup…

Detik yang sama saat keduanya melanda, adalah saat yang tepat,

Untuk bergerak dan menghisap…

Merebut kembali kuasa atas alam pikirmu sendiri,

Cukup bergerak dan menghisap, maka segarnya logika akan menghambur, menyerbu masuk,

Menyehatkan, dan menyadarkanmu pada pilihan lain…

Just Move On…and everything will gonna be allright…

Januari 2008 ;-)

(Just like Marley said "no..woman no cry..

My Version "No money No Dong…"

everything will gonna be allright…everything will gonna be allright….everything will gonna be allright..")

Nada C ya nyanyinya…

beringsut

Tuesday, January 8th, 2008

Rasanya sulit sekali beringsut…

menjauhi api yang membakar,

untuk kemudian menyambut kesiap sunyi yang membekukan…

Sesenti melangkah,

hanya untuk kemudian terpental mundur…

untuk apa?

aku yang terus purba dan membatu menjelma fosil yang terkungkung masa….

Tanah yang kupijak terus terbelah dengan api menyala-nyala…

gerak yang kucipta terus beku dan menderu-deru…

selain beringsut atau tetap stagnan,

apa aku punya pilihan lain?

Januari 8th 2008

desperately M*****g you….

Thursday, January 3rd, 2008

ternyata ada yang lebih menyiksa dari sebuah penyangkalan, dan pemendaman….

Kangen….

aaaaaarrrrrrggggggghhhhhhhhhhhhhhh……….!!!!!!!!!!!

pengen banget meluk dia….

bla…bla..bla…

Wednesday, January 2nd, 2008

Resah menyapa dalam geliat tanya…
bukan sepi,bukan caci,bukan sumpah serapah yang kan wujudkan mimpi..
Tulus tak jadi selubungmu,entah apa
Meski begitu aku Rindu…

Aku lumat dan terbebat..
cinta yang tak lagi terbungkam,bahkan riuh dihembus bayu hingga menyesap dalam hatimu,
Tak kau indahkan meski hanya gumam
Meski begitu aku Rindu…

Kau hanya tahu riuh itu tak lagi mewangi…
kau mengunci rasamu,acuhkan rasaku yang memang terlambat kusadari..
Meski begitu,aku tetap rindu..
Rindu…Rindu kau yang mendekap…

(September 2007)